Ulasan Film Jurassic World: Fallen Kingdom: Lebih Seru dan Tinggalkan Kesan Mendalam

| Oleh: George | 04 Jun 2018 - 11:14 AM
629
0
review film jurassic world fallen kingdom

Yup, film ini adalah sekuel dari Jurassic World yang tayang tahun 2015 lalu. Sebagai sekuel, jeda Jurassic World: Fallen Kingdom terasa pas, enggak kelamaan, juga enggak terlalu dekat untuk  kita merasa sudah kangen untuk menyaksikan Owen dan Claire dan tentu saja para dinosaurus beraksi kembali di layar lebar.

Dinosaurus memang jadi daya tarik utama franchise film-film Jurrasic. Berkat film-film Jurassic pula sejak Jurassic Park (1993), anak-anak di seluruh dunia makin fasih membedakan, mana T-Rex, mana Velociraptor, dan jenis-jenis dinosaurus lainnya. Sejak itu pula,  dinosaurus yang sebelumnya sudah disukai anak-anak menjadi tren yang marak, begitu juga dengan mainan bertema dinosaurus. Baik yang resmi bertema franchise film-film Jurassic, maupun yang bukan.

Nah, apa yang berbeda kali ini? Walaupun Owen (Chris Pratt) sang pelatih Raptor dan mantan manager Jurassic Park, Claire (Bryce Dallas Howard) kembali jadi karakter utama, namun cerita yang ditampilkan Jurassic World: the Lost Kingdom terasa lebih mendalam. Berbeda dengan Jurassic World yang terkesan mengeksploitasi habis-habisan keganasan dinosaurus hybrid bernama Indominus Rex sebagai pusat cerita, Jurassic World: Fallen Kingdom menawarkan sesuatu yang lebih berkesan walaupun tetap menghadirkan seekor dinosaurus hybrid. Owen juga tetap menghadirkan jurus menaklukkan dinosaurus yang jadi ciri khasnya, namun yang ingin ditampilkan Jurassic World: Fallen Kingdom samasekali bukan sebuah kisah kepahlawanan atau mengangkat Owen menjadi seorang jagoan kesiangan. Justru, lebih asik daripada hal itu.

ulasan film jurassic world fallen kingdom

Lagi-lagi, walaupun tetap menghadirkan ketegangan lewat adegan-adegan aksi dan tentu saja penampilan berbagai jenis dinosaurus, namun ada konflik lain yang ditonjolkan yaitu usaha Claire dan Owen untuk menyelamatkan para dinosaurus yang “terlantar” setelah peristiwa penutupan Jurassic Park untuk yang kedua kalinya setelah peristiwa kekacauan yang ditampilkan di film Jurassic World.

Tak disangka, tantangan yang dihadapi Owen dan Claire bukan hanya dari para dinosaurus itu sendiri. Namun juga dari alam dimana gunung berapi yang ada di pulau Isla Nubar meletus dengan dahsyatnya. Sebenarnya, inilah alasan utama mengapa Owen dan Claire ingin membawa dinosaurus-dinosaurus yang masih tersisa keluar dari Isla Nubar.

Meletusnya gunung berapi di Isla Nubar dikemas dengan cukup baik untuk menambah ketegangan khas film-film Jurassic yang memang dinanti-nantikan oleh penonton dan lumayan menjadi gimmick baru untuk menambah keseruan film ini.

Bagaimana dengan cerita yang lebih menarik seperti disebut di atas? Ternyata Jurassic World: Fallen Kingdom mempunyai benang merah bukan hanya pada film sebelumnya yaitu Jurassic World, namun ternyata juga dengan film Jurassic Park original. Tokoh Benjamin Lockwood (James Cromwell) dan B.D. Wong (Dr. Henry Wu) yang kembali tampil di Jurassic World: Fallen Kingdom cukup dapat memastikan benang merah ini terjalin.

Selain itu, kisah meletusnya gunung berapi di Isla Nubar juga bukan hanya berhasil menampilkan ketegangan yang dialami para krakter di film ini di sela-sela kepanikan yang melanda banyak dinosaurus yang masih tersisa. Tapi tragedi dalam bentuk lava panas yang menerjang tersebut cukup jeli dimanfaatkan untuk menunjukkan kecintaan dan ikatan emosional antara Owen dan  Claire dengan hewan-hewan prasejarah tersebut. Ketika banyak dinosaurus didera lava dan batu, kesedihan yang ditampilkan Claire lumayan ikut mengaduk-aduk perasaan kita.

film jurassic world fallen kingdom

Benang merah yang terjalin cukup apik dan menjangkau hingga ke film Jurassic park original tersebut ternyata cukup menyentuh dan mengajak kita berpikir ulang bagaimana posisi kita terhadap kemajuan rekayasa genetika? Melalui perantaraan dinosaurus, hal yang kayaknya berat banget tersebut jadi terasa lebih bisa dicerna dan membuat kita merenung sejenak. Karena ternyata manusia yang menciptakan teknologi canggih untuk menghadirkan dinosaurus yang telah punah kembali lagi ke dunia, namun ternyata manusia pula yang paling gagap jika harus hidup bersama mereka.

Bayangkan saja, bagaimana kita bersikap terhadap  mahluk-mahluk yang tak pernah meminta dihadirkan kembali ke dunia tersebut? Bagaimana mungkin kita berbagi ruang dengan para mahluk raksasa yang terlanjur diciptakan kembali oleh manusia? Apa jaminan bahwa naluri bertahan hidup para dinosaurus tidak dimanfaatkan oleh sekelompok manusia keji untuk kepentingan sesaat? 

Sekali lagi Jurassic World: Fallen Kingdom memberi penekanan yang lebih mengena dalam hal yang sebenarnya sudah sering disentil di film-film Jurassic sebelumnya mengenai sejauhmana manusia dengan segala kemajuan ilmu pengetahuannya dapat bertindak.

Selain Owen (Chris Pratt) dan Claire (Bryce Dallas Howard), kehadiran tokoh lain seperti Franklin Webb (Justice Smith) dan Zia Rodriguez (Daniella Pineda) cukup efektif mengawal cerita dan  menemani dua karakter utama dalam dua film ini.

Buat menemani liburan, rasanya Jurassic World: Fallen Kingdom oke banget buat ditonton. Apalagi kalau ditonton di layar IMAX supaya ketegangan ketika gunung berapi di Isla Nubar meletus lebih terasa. Jangan lupa juga, ada kejutan yang muncul di film ini sehubungan dengan benang merahnya dengan film Jurassic Park original. Kupaman enggak bakal membocorkan, silakan simak sendiri filmnya, ya!

Secara keseluruhan, Kupaman lebih suka Jurassic World: Fallen Kingdom  ketimbang film sebelumnya. Soalnya jalan ceritanya yang lebih keren, enggak semata bergantung pada kehadiran dinosaurus hybrid yang dibuat-buat. Maka dari itu munculnya dinosaurus hybrid baru yang di film ini baru dimunculkan menjelang akhir, jadi tidak terasa menjadi masalah besar. Malahan terasa pas dengan jalinan ceritanya.

Skor review 4/5