Lima Hal Yang Mungkin Kamu Tidak Ketahui Mengenai Supreme Leader Snoke di Sekuel Trilogi Star Wars

| Oleh: Kylo | 19 Dec 2017 - 10:02 PM
674
0
hal menarik mengenai supreme leader snoke di sekuel trilogi star wars

Perhatian: Artikel ini mengandung spoilers Star Wars: The Last Jedi

Setelah di The Force Awakens hanya tampil sebagai hologram, kita bisa melihat penampilan utuh Supreme Leader Snoke di Star Wars: The Last Jedi. Sayang, guru Kylo Ren yang juga pemimpin tertinggi the First Order yang dianggap maha sakti itu mati secara mengejutkan di The Last Jedi. Walau kehadirannya tergolong singkat dan jauh dari harapan, ada lima hal menarik tentang sang Supreme Leader yang terbunuh dengan mudahnya oleh anak didiknya tersebut:

1. Bukan Sith
Walau sangat kuat dalam menggunakan dark side of the Force, Snoke bukanlah seorang Sith. Sejarah Sith yang telah berusia ribuan tahun dimulai dari era Darth Bane yang menerapkan sistim “Rule of Two” itu, berakhir di tangan Darth Vader yang menghabisi gurunya sendiri Darth Sidious di film Star Wars: Return of the Jedi.

5 hal menarik mengenai supreme leader snoke di star wars: the last jedi

2. Cincin
Asal usul Snoke yang misterius bisa dilacak dari cincin yang dikenakannya. Di cincin yang melingkar di jari karakter yang memiliki muka yang “rusak” itu terdapat batu Obsidian yang ternyata berasal dari makam bawah tanah istana Darth Vader yang berada di planet Mustafar.

3. Dark Side of the Force
Tubuhnya mungkin sudah sangat rapuh dan lemah, tapi kekuatan Snoke dengan dark side of the Force masih sangatlah kuat. Dengan kemampuannya itu, dia bisa memanipulasi hubungan batin antara Rey dan Kylo Ren.

supreme leader snoke di star wars: the last jedi

4. Delapan pelindung utama
Di dalam ruangannya, Snoke dilindungi delapan orang pelindung utama yang disebut sebagai Praetorian Guard. Pengawal tangguh dengan pakaian berwarna merah yang mirip dengan “Red Guard”nya Emperor Palpatine itu bertugas untuk menjadi “tameng” majikannya yang mempunyai fisik lemah.

5. Skywalker vs Skywalker
Snoke mengangkat Ben Solo menjadi muridnya, karena ia percaya hanya seorang Skywalker yang dapat menghabisi Skywalker. Ben Solo yang dikemudian hari menjadi Kylo Ren adalah anak Han Solo dan Leia Organa, saudari kembar Luke Skywalker.